Cara mencari jodoh melalui koran

Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Cara mencari jodoh melalui koran

Makhluk Sosial

jodoh melalui koran
Manusia sebagai mahluk Tuhan yang tidak bisa hidup sendiri. Karena itu, manusia disebut sebagai mahluk sosial yang selalu berbaur.

Dalam kehidupan pribadinya. Manusia membutuhkan seseorang untuk dijadikan pendamping hidupnya.

Peribahasa mengungkapkan jodoh tiap orang telah ditentukan oleh Tuhan, pada kenyataannya tak semua orang mudah mendapatkan jodohnya. Apalagi di era moderen seperti sekarang, tiap orang dituntut bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehingga memiliki kesibukan yang luar biasa.

Kontak jodoh  banyak menjadi salah satu menu yang disajikan koran-koran di Tanah Air di kolomnya. Tak hanya koran lokal, koran nasional pun menyajikan menu itu di salah satu halamannya.

Namun, untuk menjadi anggota di kontak jodoh tersebut, Anda harus memenuhi sejumlah syarat yang diajukan. Misalnya, berusia di atas 27 tahun, belum pernah menikah, bersedia mengirimkan biodata diri ke redaksi koran, mengirimkan kriteria jodoh yang diinginkan.

Setelah semua syarat telah dilengkapi, maka biodata Anda dan jodoh yang Anda impikan akan muncul di rubrik kontak Jodoh. Namun demikian, koran-koran tersebut biasanya hanya memberikan sebuah kode sebagai penganti nama sang pencari jodoh, 

Dalam rubrik tersebut juga akan disebutkan jenis kelamin, usia, tinggi dan berat badan, etnis, agama, pekerjaan, hobi, sifat yang dimiliki, dan kriteria jodoh yang dicarinya.

Jika ada orang yang tertarik dengan Anda, orang itu harus mengirimkan surat ke sebuah alamat yang telah disediakan oleh redaksi koran tersebut. Surat itu lantas akan dikirim pihak koran ke yang bersangkutan.

Apabila yang bersangkutan tertarik untuk berkenalan, ia akan mengirimkan surat balasan ke pihak koran yang akan diteruskan ke acara perkenalan. Meski cenderung sepele, rubrik kontak jodoh di koran-koran tersebut setidaknya telah berhasil mempertemukan sang pencari jodoh.


Peran biro perjodohan berhasilkah





masalah jodoh seperti kata banyak orang, ada di tangan Tuhan. Jadi, tidak ada salahnya bagi mereka yang sudah lama hidup membujang mencari pasangan lewat surat kabar. Namun, sejak iklan biro jodoh marak di surat kabar pada pertengahan 1974,  Ada yang menyebutkan biro ini tidak berhasil menjodohkan pasangan sampai ke pelaminan, tapi cuma ajang buat berintim-intiman. Ada lagi yang menyebut biro jodoh tak lain wadah baru bagi para suami untuk…

Posting Komentar

0 Komentar